Search

Terusir dari Jayapura, Pengeluaran Persipura Membengkak

Terusir dari Jayapura, Pengeluaran Persipura Membengkak

Jakarta, CNN Indonesia -- Persipura Jayapura terusir dari kandang di Stadion Mandala pada Liga 1 2019. Kondisi itu disebut Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, membuat pengeluaran tim musim ini.

Sebagai gantinya, Persipura menjadikan Stadion Haji Imbut, Tenggarong dan Stadion Delta Sidoarjo sebagai kandang mereka. Penggunaan masing-masing stadion disesuaikan dengan jadwal.

"Persipura secara permainan enjoy saja [pindah homebase] karena lapangan Mandala lagi di renovasi untuk PON, begitu juga Stadion Papua Bangkit untuk PON yang belum diresmikan sehingga kami menuruti surat yang dikeluarkan dinas PUPR bahwa kami tidak bisa main di kandang. Jadi kami harus menyewa beberapa lapangan di luar Papua sesuai regulasi PSSI, yakni di Tenggarong dan Sidorajo," kata Tommy Mano melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/9).

Dua permasalahan utama yang dihadapi Persipura sehingga tidak bisa di Jayapura yakni karena Stadion Mandala masih dalam tahap renovasi jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Selain itu, kondisi keamanan yang tidak memungkinkan seiring kerusuhan yang terjadi di Wamena belakangan ini.

"Karena tidak bisa main di Jayapura, jadi pengeluarannya cukup besar juga. Kami harus sewa lapangan lagi, kita harus sewa penginapan dan lain-lain. Pengeluaran jelas lebih besar," jelas Tommy.

Meski begitu, Tommy Mano menyebut para pemain Persipura tetap enjoy meski tak bisa main di Jayapura. Terbukti dengan capaian yang dihasilkan tim besutan Jacksen F Tiago di lima laga terakhir dengan catatan tiga kali menang, satu kali kalah, dan sekali hasil imbang.
Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano. (Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano. (Foto: ANTARA FOTO/Alfian Rumagit)
Kemenangan Persipura diraih ketika menang 2-0 atas Persija Jakarta, menang 2-0 atas Persela Lamongan dan kemenangan 3-1 atas PSM Makassar. Mutiara Hitam hanya kalah sekali ketika menghadapi Persib Bandung dengan skor 1-3 dan imbang 1-1 dari PSS Sleman. "Saya kira ini merugikan tim kami, suporter, juga pemain yang harus meninggalkan keluarganya. Tapi pemain enjoy, sehingga walaupun setiap laga tanpa penonton, kami masih bisa tetap dapat poin. Apapun kami lakukan untuk pemain, jadi kami apa adanya saja dengan dana yang terbatas," ungkap Tommy Mano.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Direktur Utama operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Dirk Soplanit menyebut perpindahan kandang Persipura musim ini tidak menjadi masalah. Bahkan, hal itu disebut tidak mempengaruhi jadwal kompetisi yang sudah dibuat untuk musim ini.

Terusir dari Jayapura, Pengeluaran Persipura Membengkak
"Persipura justru tidak apa-apa main di luar [kandang] tidak ada masalah, jadwalnya semuanya jalan. Karena kan stadion mereka lagi di renovasi buat PON, belum selesai. Bukan cuma soal keamanan, jadi waktunya pas mereka memang tidak bisa main di Papua," ujar Dirk Soplanit. (TTF/bac)

Halaman Selanjutnya >>>>




Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terusir dari Jayapura, Pengeluaran Persipura Membengkak"

Post a Comment

Powered by Blogger.